Selamat Datang

MTS NEGERI 2 SAMBAS

img
PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU

Berikut informasi mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) MTs Negeri 2 Sambas T.P. 2023/2024. Untuk informasi lebih jelasnya ...

Baca Selengkapnya

Berita Terbaru

Image Alt Text
Tiga Peserta Didik MTs Negeri 1 Kota Semarang Maju Ke Tingkat Provinsi dalam KSM Tahun 2023

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Kota Semarang Tahun 2023 telah dilaksanakan 8-10 Juli 2023.  Sabtu (15/7/2023) akhirnya pengumuman KSM tersebut dirilis oleh Kemenag. Berdasarkan hasil pengumuman tersebut, tiga peserta didik MTs Negeri 1 Kota Semarang berhasil meraih juara. Adapun yang mendapat juara, yaitu Evan Raoul Rahman Juara 1 Mapel IPS, Nur Aini Syarifah Juara 2 Mapel IPS dan Achmad Nauval Juara 4 mapel IPA.

Juara 1, 2, 3, 4 dan 5 dalam Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Kota Semarang Tahun 2023 berhak maju ke tingkat provinsi yang akan dilaksanakan tanggal 5-6 Agustus 2023. Sedangkan kartu peserta dan petunjuk pelaksanaan KSM tingkat provinsi baru bisa diunduh pada 1 Agustus 2023.

Adapun peserta KSM Tingkat Kota Semarang Tahun 2023 mencapai 593 peserta dengan rincian tingkat MA/SMA ada 213 peserta, tingkat MTs/SMP 169 peserta, dan tingkat MI/SD 211 peserta dengan diikuti dari madrasah (MA/MTs/MI) dan  sekolah (SMASMP/SD) baik negeri maupun swasta yang ada di Kota Semarang.

Mata pelajaran yang dilombakan dalam Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Kota Semarang Tahun 2023 jenjang MI/SD mata pelajaran matematika terintegrasi dan IPA terintegrasi. Jenjang MTs/SMP mata pelajaran matematika terintegrasi, IPA terintegrasi, dan IPS terintegrasi. Sedangkan jenjang MA/SMA mata pelajaran matematika terintegrasi, biologi terintegrasi, fisika terintegrasi, kimia terintegrasi, geografi terintegrasi, dan ekonomi terintegrasi.

Ani Suma’iyah dan Indra Setyowati merupakan guru pembimbing mata pelajaran IPS mengaku bangga atas prestasi yang diraih anak didiknya. “Bimbingan yang telah dilakukan sekitar dua minggu ini ternyata membuahkan hasil yang menggembirakan. Semangat dan rasa haus akan pengetahuan sudah terlihat sewaktu membimbing mereka,” ujar Ani Suma’iyah.

Evan Raoul Rahman bersyukur atas prestasi yang diraihnya dalam KSM 2023 dengan menjadi juara 1 mapel IPS . Evan juga merasa senang dan bahagia karena kerja kerasnya membuahkan hasil. Selama bimbingan dia merasakan suasana yang menyenangkan sehingga materi dan latihan soal yang diberikan terasa ringan dan dapat dipahami. Evan juga tidak cepat puas akan hasil yang diraihnya saat ini karena masih ada tahapan yang harus dilaluinya supaya dapat lolos kembali dan meraih hasil yang memuaskan di KSM tingkat provinsi mendatang. Oleh karena itu, dia meminta doa dan dukungan dari orang tua, guru serta teman-temannya agar dapat membanggakan madrasah di tingkat provinsi bahkan nasional.

Kasturi selaku Kepala MTs Negeri 1 Kota Semarang mengucapkan selamat dan terima kasih kepada peserta didik dan guru pembimbing yang menghantarkan madrasah meraih juara di KSM tahun 2023. “Kami berharap selaku tuan rumah kegiatan KSM Tingkat Kota Semarang tahun 2023, peserta didik MTs Negeri 1 Kota Semarang mampu tampil menjadi yang terbaik serta menjadi kebanggaan dan dapat menjadi bagian dari kesuksesan madrasah di Kota Semarang untuk menuju ke tahap selanjutnya yaitu provinsi dan nasional. Semoga peserta didik MTs Negeri 1 Kota Semarang yang lolos ke tahap provinsi mampu menyumbangkan prestasi dan lanjut ke tingkat nasional” kata Kasturi. Tetap semangat dan terus berusaha untuk mencapai hasil yang diinginkan. (Humas Emtessa)

Baca Selengkapnya >>

Image Alt Text
Nadiem: PPDB Sistem Zonasi Mampu Perhatikan Kebutuhan Siswa

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Makarim mengapresiasi program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi.

Program itu merupakan inisiasi dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). 

Menteri Nadiem menuturkan, PPDB sistem zonasi ini memperhatikan kebutuhan peserta didik untuk dapat bersekolah di dekat rumahnya.

Dengan begitu, bisa menciptakan gerakan gotong royong dalam membangun sekolah bersama-sama dengan tenaga kependidikan, komite sekolah, dan seluruh warga sekolah.

"Segala daya dorong yang selama ini telah Bapak (Menko PMK) lakukan untuk pendidikan Indonesia akan selalu tercatat dalam sejarah untuk kebaikan anak-anak Indonesia," ucap Nadiem di Jakarta, Minggu (30/7/2023).

Di acara Belajar Raya 2023 di Posbloc, Jakarta, pada Sabtu (29/7/2023), Nadiem berdiskusi dengan Inisiator Semua Murid Semua Guru dan Najelaa Shihab tentang program PPDB sistem zonasi.

Dia mengatakan kebijakan PPDB menggunakan sistem zonasi harus tetap dilanjutkan karena mampu mengatasi kesenjangan antarpeserta didik.

Meski akhirnya akan merepotkan dirinya sendiri, karena program ini sangat penting.

Menurut Menteri Nadiem, dahulu banyak orangtua peserta didik yang mendaftarkan anaknya masuk les agar bisa masuk ke sekolah favorit.

Belum lagi, kata Menteri Nadiem, ada juga peserta didik yang secara ekonomi tidak mampu, harus membayar sekolah swasta karena tidak lolos masuk sekolah negeri.

Baca Selengkapnya >>

Image Alt Text
Hope Academy Milik YPPH Didik Siswa dalam Membentuk Masa Depan

Sekolah yang menerrapkan International Baccalaureate (IB) kurikulum dengan bahasa pengantar Bahasa Inggris, Hope Academy menggelar acara "Visit the School Day" pada Jumat (28/7/2023).

Hope Academy telah beroperasi sejak 2019 di bawah naungan Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH). Sekolah ini terletak di dalam kawasan St. Moritz, Jakarta Barat.

Acara itu diikuti oleh 500 siswa dan orangtua ini bertujuan untuk membangun semangat belajar yang menyenangkan dalam menyambut tahun ajaran yang baru.

Anak-anak berusia mulai dari 2 hingga 11 tahun yang merupakan murid-murid Hope Academy tampak ceria dan gembira menikmati beragam wahana permainan yang disediakan, seperti giant slides, choo-choo train, dan mengumpulkan stamp dari berbagai macam booth games menarik.

Di mana di setiap boothnya para murid akan ditantang untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang mengasah pola pikir serta gerak motorik mereka.

School System Coordinator Hope Academy, Wiginy Kusliawan menyampaikan Hope Academy percaya bahwa proses pembelajaran dan pengembangan diri anak-anak bisa dilakukan secara menyenangkan.

Proses untuk menyenangkan itu bisa didapatkan juga di luar kelas.

"Melalui acara visit the school day, kami harap anak-anak akan lebih semangat memulai tahun ajaran baru dan menjadi pembelajar sepanjang hayat, karena melihat belajar itu adalah hal yang menyenangkan dan bukan membosankan," ucap dia dalam keterangannya yang diperoleh Kompas.com, Senin (31/7/2023).

Wiginy menambahkan seiring dengan pembukaan tahun ajaran baru, Hope Academy secara resmi mengumumkan pembukaan ekspansi

Ekspansi itu, kata dia, dengan lantai baru yang berisikan kelas-kelas dan fasilitas-fasilitas baru yang modern untuk mendidik anak.

Baca Selengkapnya >>

Image Alt Text
Kepala Sekolah MTs yang Pukul 15 Siswi di Gresik Ditetapkan Tersangka

Kepolisian Resor (Polres) Gresik akhirnya menetapkan Ahmad Nasrullah (51) sebagai tersangka dalam kasus pemukulan terhadap 15 orang siswi di lingkup Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Islam di Kecamatan Manyar, Gresik, Jawa Timur.

Kepala Polres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan, penetapan tersangka terhadap pria yang menjabat sebagai kepala MTs Nurul Islam tersebut berdasarkan bukti dan hasil penyelidikan yang telah dilakukan oleh pihaknya.

Di mana, dari 15 korban, empat orang di antaranya sempat pingsan pada saat kejadian.

"Ditetapkan sebagai tersangka atas nama AN. Ini setelah kami lakukan serangkaian interogasi, bukti di lapangan dan hasil penyelidikan yang telah kami lakukan," ujar Nur Azis di hadapan awak media di Mapolres Gresik, Sabtu (7/1/2023).

Dari hasil penyelidikan yang sudah dilakukan oleh pihak kepolisian, tersangka terbukti melakukan tindak kekerasan dengan cara memukul para korban dalam kejadian Selasa (3/1/2023) tersebut.

Bahkan, pemukulan yang dilakukan oleh tersangka menyebabkan empat orang siswi di antaranya sempat pingsan.

"Setelah ada laporan pemukulan atau penganiayaan terhadap 15 siswi, kami lakukan pemeriksaan terhadap saksi dan para korban. Jumat (6/1/2023) dari Polsek Manyar dilakukan pelimpahan. Setelah itu, tadi malam dilakukan pengamanan," tutur Nur Azis.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Ahmad Nasrullah lebih dulu dimintai keterangan sebagai saksi terlapor.

Kemudian dilakukan pemeriksaan lanjutan pada Sabtu pagi, kemudian mengakui perbuatan yang telah dilakukan dan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

"Kita terapkan Pasal 351 KUHP (tentang penganiayaan), serta atau Undang Undang nomor 17 tahun 2016 atas perubahan Undang Undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, diancam hukuman sekitar 3,5 tahun penjara," kata Nur Azis.

Dalam kesempatan yang sama, Ahmad Nasrullah di hadapan awak media juga mengakui perbuatan yang telah dilakukan terhadap para siswi.

Tersangka juga meminta maaf dan mengaku menyesal, atas perbuatan tindak kekerasan yang dilakukan.

"Kami menyampaikan mohon maaf atas kejadian ini, dan dari lubuk hati yang paling dalam saya menyesal. Untuk selanjutnya, kami serahkan kepada pihak yayasan untuk langkah-langkah selanjutnya," ucap Ahmad Nasrullah.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ahmad Nasrullah (AN) sempat menghukum dengan tindak kekerasan berupa pemukulan terhadap 15 siswi tersebut, Selasa (3/1/2023).

Dikarenakan para siswi atau korban tersebut membeli jajan di luar kantin sekolah, yang menurut aturan MTs Nurul Islam memang dilarang. 

Baca Selengkapnya >>

Image Alt Text
Kemendikbud Beri 5 Rekomendasi ke Pemda akibat PPDB Zonasi Bermasalah

Masih ada beberapa daerah yang mengalami persoalan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023 pada jalur zonasi.

Seperti yang terjadi di Kota Bogor, ada pemalsuan Kartu Keluarga (KK) hingga intervensi pejabat agar lolos PPDB jalur Zonasi. 

Adanya kejadian itu, Dirjen PAUD Dikdasmen Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) Iwan Syahril memberikan lima rekomendasi kepada pemerintah daerah (Pemda), agar PPDB khususnya jalur Zonasi dapat berjalan transparan, akuntabel, dan objektif.

Pertama, pemda dapat berkomunikasi dengan Dinas Dukcapil dan BPS dalam menganalisis calon peserta didik yang akan lulus dari domisili dan ketersediaan daya tampung.

Tak lupa, pemda pun bisa melakukan validasi, verifikasi, dan keabsahan KK.

"Permasalahan ini merupakan peluang untuk melakukan perbaikan sistem integrasi data dari Dukcapil dengan data lainnya sehingga sekolah bisa mendapat data yang terverifikasi dan tervalidasi," kata Iwan saat melakukan RDP dengan Komisi X DPR RI seperti mengutip laman YouTube DPR, Kamis (13/7/2023).

Kedua, pemda bisa merangkul inspektorat daerah dalam menindak terkait pemalsuan KK yang dilakukan masyarakat.

Ketiga, pemda dapat membuat komitmen bersama antar semua pemimpin musyawarah daerah, LSM, dan tokoh masyarakat.

"Itu bertujuan agar melaksanakan PPDB tanpa tekanan, bebas dari KKN, pungli melalui sebuah kesepakatan pakta integritas bersama," jelas dia.

Keempat, pemda dalam menetapkan PPDB zona bisa memperhitungkan sebaran sekolah, domisili, peserta didik maupun daya tampung yang tersedia lebih detail dan jelas.

Kelima, pemda bisa memberikan bantuan kepada keluarga tidak mampu agar bisa memasukkan sekolah swasta.

"Itu bila ada keluarga yang tak lolos PPDB, pemda bisa bantu dengan pembiayaan agar anak itu tetap sekolah, meski di sekolah swasta," ungkap dia. Baca juga: 30 Kampus Swasta dengan Status Akreditasi Unggul dari BAN-PT

Iwan menegaskan, beberapa daerah sudah menerapkan langkah ini dalam membantu siswa dari keluarga yang tidak mampu agar bisa tetap mengenyam pendidikan di sekolah swasta.

Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendikbud Ristek, Chatarina Muliana Girsang telah mengakui bahwa masih lemahnya pengawasan PPDB di tingkat daerah.

Oleh karena itu, Chatarina mengimbau dinas pendidikan untuk melakukan sosialisasi dan pengawasan secara masif, khususnya untuk memastikan prinsip pelaksanaan PPDB berjalan dengan baik.

"Kami meminta sebelum penyelenggaraan PPDB tingkat SMP, SD harus memberikan sosialisasi kepada orangtua murid kelas 6. Lalu, sebelum penyelenggaraan PPDB SMA, ada sosialisasi yang diberikan SMP untuk orangtua murid dan peserta didik kelas 9 di sekolah sebelumnya (SMP) sehingga mereka dapat pencerahan. Kami meminta disdik untuk menjalankan fungsi ini," jelas dia.

Baca Selengkapnya >>

Image Alt Text
Promosikan Biopestisida Midopest, Mahasiswa Biologi Fakultas MIPA Universitas Tanjungpura Sosialisasi ke Desa Sungai Kakap

PONTIANAK - Mahasiswa Biologi Fakultas MIPA Universitas Tanjungpura mempromosikan pupuk midopest yang berbahan dasar jamur di Desa Sungai Kakap pada Senin (17/07).


Kegiatan ini bertujuan mempromosikan sekaligus aplikasi produk pestisida nabati, yaitu Midopest, dalam Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha atau P2MW yang dihadiri oleh Ibu-Ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Perangkat Desa Sungai Kakap. Kegiatan dibuka oleh perwakilan kepala desa, Kaur Perencanaan, Wendi Hadi Setyadi, S.E.


Tim Midopest dari Program Studi Biologi FMIPA UNTAN dalam P2MW diketuai oleh Nurul Huda, dengan anggota Syaddad Nabil Muzaffar, Zidan Hafidz Al Awwali, dan Kesha Purwaning Sari serta Rahmawati, M.Sc sebagai dosen pembimbing. Midopest ini berawal dari penelitian mengenai
Trichoderma sp. hasil isolasi Ibu Rahmawati M.Sc dan Ibu Mukarlina, M.Si bersama mahasiswa (Sariwiyanna, dkk Tahun 2022), yang kemudian dikembangkan oleh mahasiswa (Muhammad Fajar dan Ericco Wijayanto) menjadi produk midopest dalam program kewirausahaan.


Pupuk Midopest ini berbahan dasar jamur
Trichoderma sp. yang digunakan dari hasil isolasi tanah perakaran jeruk Siam. Pupuk Midopest ini bermanfaat menanggulangi organisme pengganggu tanaman pada tanaman hortikultura dan tanaman pangan. Selain itu, pupuk ini juga bisa menjadi pengurai pembuatan kompos jerami, membasmi jamur penyebab busuk buah dan busuk batang. Manfaat yang dapat dirasakan juga yaitu mengurangi resiko gagal panen, yang tersedia dalam bentuk cair maupun padat sehingga lebih mudah diaplikasikan.


Harga Pupuk Midopest ini adalah Rp50.000 per kg/liter tersedia juga untuk kemasan 500 gram/liter dengan harga Rp35.000, untuk kemasan 250 gram/liter dengan harga Rp20.000. Pupuk Midopest ini dapat dibeli melalui instagram @midopest atau dapat menghubungi nomor 0857 5430 4623 dan bisa langsung mengunjungi Fakultas MIPA Universitas Tanjungpura di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kalimantan Barat.
 

Baca Selengkapnya >>

Ekstrakurikuler

  • Bahasa

    Memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperdalam pemahaman dan penggunaan Bahasa Inggris dan Arab di luar jam pelajaran reguler.

  • Olahraga

    Melibatkan siswa dalam berbagai jenis olahraga yakni futsal, voli ball, tenis meja, bulu tangkis, dan bela diri.

  • PMR

    Palang Merah Remaja (PMR) adalah organisasi kepanduan dan kemanusiaan yang bergerak di bidang sosial dan kesehatan.

  • Pramuka

    Melatih peserta didik untuk terampil dan mandiri dan melatih untuk berorganisasi dan kepemimpinan Memiliki jiwa sosial dan peduli kepada orang lain.

  • Seni

    Kegiatan di sekolah yang berfokus pada pengembangan bakat seni dan pemahaman terhadap budaya serta keagamaan yakni Seni Tari dan Tilawah

Prestasi

FAQs

Juara Satu Sari Tilawah Tingkat Kabupaten

Juara Satu Umum Pawai Tujuhbelasan Semparuk

Guru dan Staff